Dan ketika saya kembali melihat di tahun 2006 yang lalu, Jam Gadang saat ini sudah semakain semarak, dengan dihiasi oleh lamapu dan pertamanan yang semakin asri ditambah dengan disediakannya pernik oleh-oleh yang letaknya tidak jauh. Pertokoan dan Mall juga semakin menyemarakan kemegahan Jam Gadang.
Merupakan salah satu bahasa dari daerah Sumatera Selatan tepatnya daerah Ogan yang bearti "Orang Kita".
Jumat, 29 Juni 2007
Jam Gadang
Arak-arakan
Acara tersebut dimulai dari pengantin laki-laki menuju kerumah pengantin perempuan dengan diiringi tabuh-tabuhan dan robongan keluarga pengantin laki-laki. Selanjutnya sampai di rumah pengantin perempuan, kedua pengantin tersebut disandingkan dilajutkan dengan perjalanan menuju rumah pengantin laki-laki. Dengan diiringi kembali oleh tabuh-tabuhan serta dayang-dayang pengantin dan kedua keluarga pengantin. Sesampainya di rumah pengantin laki-laki, pihak keluarga pengantin laki-laki yang lain menyambut dengan cara menyelendangkan kain kepada kedua mempelai sebagai tanda menerima keduanya sebagai keluarga besar. Sebelum menyelendangkan kain dilakukan tari-tarian sebagai tanda kegembiraan keluarga atas penyatuan keluarga tersebut melalui tali silaturahmi perkawinan.
Pakaian Adat Perkawinan
Banyak Daerah tentunya banyak ragam budaya, masing-masing budaya menunjukan bagaimana daerah tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Keanekaragaman itu menunjukan betapa masyarakat Indonesi beraneka ragam (Bhinika Tunggal Ika).
Kedua pengantin ini mempunyai adat yang berbeda karena asal daerah masing-masing berbeda. Untu itu keduanya mengenakan pakaian pengantin dari daerah masing-masing secara bergantian.

Peristiwa ini sudah biasa dilakukan oleh pasangan pengantin yang berbeda asal daerah. Kesemuanya ini menunjukan keanekaragaman adat dapat disatukan dalam satau acara.
Kedua pengantin ini mempunyai adat yang berbeda karena asal daerah masing-masing berbeda. Untu itu keduanya mengenakan pakaian pengantin dari daerah masing-masing secara bergantian.Peristiwa ini sudah biasa dilakukan oleh pasangan pengantin yang berbeda asal daerah. Kesemuanya ini menunjukan keanekaragaman adat dapat disatukan dalam satau acara.
Jumat, 22 Juni 2007
Gubernur Provinsi Ku
Kamis, 21 Juni 2007
Danau Jakabaring
Senja
Langganan:
Postingan (Atom)